Pengalaman Proyek GSPI dalam Survei Foto Udara dan LiDAR
Teknologi LiDAR dan Foto Udara
LiDAR (Light Detection and Ranging) merupakan teknologi penginderaan jauh berbaser laser yang mampu merekam jutaan titik elevasi dalam waktu singkat. Hasil pengukuran LiDAR adalah point cloud, jutaan titik-titik yang mampu merepresentasikan permukaan bumi secara akurat. Keunggulan utama LiDAR adalah mampu menembus celah vegetasi, sehingga dapat menghasilkan model permukaan tanah meskipun tertutup kanopi.
Sementara itu, survei foto udara menggunakan kamera resolusi tinggi yang dipasang pada drone untuk menghasilkan foto udara akurat. Kombinasi LiDAR dan foto udara menghasilkan data yang apat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan, seperti ortofoto, DEM, DTM, DSM, kontur, hingga model 3D.
Pengalaman Proyek GSPI di Berbagai Industri
Tujuh tahun bagi GSPI adalah ribuan jam terbang di lapangan dan jutaan hektar yang telah terpetakan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi geospasial, kebutuhan akan data topografi yang akurat menjadi hal penting di berbagai sektor industri. Menjawab kebutuhan tersebut, Geo Survey Persada Indonesia (GSPI) menghadirkan layanan LiDAR dan foto udara terintegrasi untuk menghasilkan data spasial presisi tinggi.
Proyek survei foto udara dan LiDAR di berbagai industri telah GSPI laksanakan, mulai dari perkebunan, pertambangan, konstruksi, hingga energi dan mitigasi bencana. Pengalaman lintas sektor ini menunjukkan kemampuan GSPI dalam menyesuaikan metode survei sesuai karakteristik dan kebutuhan teknis masing-masing industri. Dengan cakupan proyek yang luas, GSPI terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam penyediaan data spasial presisi di Indonesia.
1. Kadastral
Dalam sektor kadastral, GSPI mendukung program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) melalui survei foto udara beresolusi tinggi. Data yang dihasilkan berupa ortofoto akurat yang kemudian didigitasi menjadi peta bidang tanah. Proses ini membantu Badan Pertanahan Nasional (BPN) mempercepat identifikasi batas lahan dan verifikasi kepemilikan. Dengan dukungan data spasial presisi, proses administrasi pertanahan menjadi lebih efisien dan transparan. Data ini menjadi dasar legalitas dan administrasi pertanahan, membantu percepatan sertifikasi tanah serta meningkatkan kepastian hukum kepemilikan lahan.
2. Pertanian dan Perkebunan
GSPI mendukung program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan RI untuk pengembangan budidaya vanili di Wonogiri, Jawa Tengah. Pada sektor perkebunan ini, GSPI melakukan survei guna memahami karakteristik lahan secara detail dan menyeluruh. Melalui teknologi foto udara dan LiDAR, dihasilkan data topografi seperti DEM dan peta kontur yang menggambarkan elevasi serta kemiringan lahan secara presisi. Data ini menjadi dasar penting dalam perencanaan pola tanam, penataan blok kebun, serta optimalisasi penggunaan lahan secara berkelanjutan, khususnya untuk tanaman vanili yang membutuhkan kondisi topografi dan kelembapan yang sesuai.
3. Kehutanan
Di sektor kehutanan, GSPI melaksanakan survei foto udara untuk penataan batas kawasan hutan di Dieng dan Labuan Bajo. Data spasial yang dihasilkan dimanfaatkan untuk penegasan batas kawasan secara akurat dan terukur. Keberadaan tata batas kawasan hutan ini memberikan kepastian hukum terkait status, fungsi, letak, batas, dan luas kawasan hutan sehingga meminimalkan potensi konflik pemanfaatan lahan. Kegiatan penataan batas yang didukung GSPI meliputi perencanaan patok batas di lapangan dan pemasangan pal batas sebagai tanda fisik permanen. Selain itu, dilakukan pengukuran patok batas dan pemetaan detail menggunakan GNSS untuk memastikan posisi koordinat sesuai standar ketelitian. Seluruh proses tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara tata batas sebagai dokumen legal resmi. Dengan pendekatan sistematis ini, penataan kawasan hutan dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan memiliki kekuatan hukum yang jelas.
4. Pertambangan
Akurasi elevasi menjadi faktor krusial dalam perencanaan dan evaluasi produksi tambang, karena setiap perubahan kontur berdampak langsung pada perhitungan volume dan desain operasional. Oleh karena itu, data topografi merupakan elemen penting dalam mendukung kegiatan eksplorasi maupun produksi. GSPI telah melaksanakan survei foto udara dan LiDAR di beberapa lokasi tambang, seperti tambang batubara milik PT Bukit Asam, perencanaan tambang emas di Cianjur milik PT Cikondang Kencana Prima, hingga mendukung proyek Smelter Grade Alumina Refinery (bauksit) di Kalimantan Barat. Dengan dukungan data spasial yang akurat, perencanaan operasional dan evaluasi produksi dapat dilakukan secara lebih efisien, terukur, dan minim risiko.
5. Perencanaan Wilayah (3D City)
Dalam perencanaan wilayah, GSPI melaksanakan survei foto udara di Kotabaru, Makam dan Masjid Raja Mataram Kotagede, serta Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang menghasilkan data topografi dan ortofoto resolusi tinggi. Data tersebut kemudian dikembangkan menjadi model 3D City untuk merepresentasikan kawasan secara detail, termasuk bangunan dan area cagar budaya. Model ini mendukung perencanaan tata ruang, pengembangan kawasan, serta simulasi pembangunan secara lebih terukur dan akurat.
6. Konstruksi
Dalam sektor konstruksi dan infrastruktur, GSPI terlibat dalam berbagai proyek strategis seperti Perencanaan LRT Jabodebek Fase II dan aktivasi jalur rel Rangkasbitung, di mana data topografi digunakan untuk perencanaan trase dan analisis elevasi jalur. Pada proyek jalan tol seperti Tol Palembang, Probolinggo–Pasuruan, Riau, dan Batang–Pekalongan, survei mendukung perencanaan alignment, perhitungan cut and fill, serta desain jalan. Sementara pada survei dermaga di Merauke, data topografi kawasan pesisir dimanfaatkan untuk perencanaan struktur dan akses infrastruktur pendukung.
7. Geomorfologi, Hidrologi
GSPI melaksanakan pemetaan irigasi di Jakarta bersama UP4SDA untuk mengetahui kondisi saluran, pola aliran air, dan karakteristik elevasi kawasan sebagai dasar evaluasi serta peningkatan sistem irigasi. Selain itu, GSPI juga melakukan survei elevasi dan delineasi garis pantai prioritas bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) guna memperoleh data akurat untuk perencanaan wilayah pesisir dan mitigasi risiko banjir rob.
8. Mitigasi Bencana
Dalam sektor mitigasi bencana, GSPI melakukan pemetaan kawasan rawan banjir di Jakarta untuk mengidentifikasi area prioritas berdasarkan karakteristik elevasi dan potensi genangan. Analisis dilakukan menggunakan data topografi detail guna memahami pola aliran air dan tingkat kerentanan wilayah. Selain itu, GSPI juga berkolaborasi dengan BNPB dalam identifikasi lokasi prioritas untuk analisis risiko bencana tsunami. Data spasial yang dihasilkan menjadi dasar dalam penyusunan strategi mitigasi, perencanaan tata ruang berbasis risiko, serta penguatan sistem kesiapsiagaan bencana.
9. Arkeologi dan Heritage
GSPI turut berkontribusi dalam pemetaan situs bersejarah di Yogyakarta, seperti Situs Sokoliman, Situs Cagar Budaya Kedaton Pleret, Wilayah Kotabaru, dan Candi Ijo. Melalui survei foto udara dan pemetaan topografi detail, GSPI menghasilkan data spasial yang mendukung dokumentasi dan pelestarian kawasan heritage. Informasi elevasi dan ortofoto resolusi tinggi membantu memahami struktur, batas kawasan, serta konteks lanskap situs bersejarah tersebut. Data ini menjadi dasar dalam perencanaan konservasi, pengelolaan kawasan, serta pengembangan berbasis pelestarian nilai budaya.
10. Energi dan Utilitas
Pada sektor energi dan utilitas, GSPI melaksanakan survei jalur transmisi seperti SUTT di Saguling untuk mendukung perencanaan infrastruktur kelistrikan yang presisi dan efisien. Melalui survei foto udara dan LiDAR, dihasilkan data topografi detail berupa DEM dan peta kontur yang menggambarkan kondisi medan secara menyeluruh. Data tersebut digunakan untuk analisis alternatif jalur, identifikasi hambatan alami maupun buatan, serta evaluasi kemiringan dan elevasi lahan. Informasi ini menjadi dasar dalam perencanaan teknis pembangunan jaringan transmisi agar sesuai standar keselamatan dan kebutuhan operasional.
Melalui pengalaman di berbagai sektor, GSPI senantiasa berkomitmen menyediakan jasa survei foto udara dan LiDAR yang terpercaya, presisi, dan sesuai standar teknis. Dengan dukungan teknologi mutakhir serta tim profesional, GSPI terus menghadirkan solusi geospasial yang adaptif terhadap kebutuhan setiap industri.